Saya dan teman-teman saya sebagai sebuah tim engineer (calon) diminta untuk menyelesaikan sebuah masalah.
Inti masalahnya kurang lebih seperti ini :
Di suatu jalan perumahan akan dipasang polisi tidur. Alasannya karena sering ada pengemudi yang mengebut di jalan itu, bahkan ada kasus di mana seorang anak tertabrak mobil di situ. Tapi, ada sebagian warga setempat yang keberatan akan pemasangan polisi tidur tersebut. Menurut mereka, polisi tidur dapat merusak kendaraan milik mereka.
Nah, tim kami diminta untuk meyelesaikan persengketaan antara 2 kelompok ini. Mana pilihan yang paling baik untuk jalan tersebut. Pasang polisi tidur atau tidak?
Jadi, hari Kamis tanggal 13 September 2007 kemarin tim kami (Ria, Ivan, Ananti, Zulfikar, Diah dan saya) melakukan sebuah diskusi mengenai hal ini. Kami melihat masalah ini dengan tiga cara. Setelah brainstorming cukup lama akhirnya kami mendapatkan sebuah kesimpulan. Hasilnya seperti ini :
1. Ethical Egoism
Dengan cara egoisme etikal ini kami memutuskan bahwa polisi tidur harus dipasang. Karena dari sudut pandang / egoisme kami sebagai seorang mahasiswa, pemasangan polisi tidur membuat kami lebih aman ketika berjalan di situ dan kebisingan akan berkurang karena tidak ada yang mengebut.
2. Utilitarianism
Dalam cara utilitarianisme ini kami menentukan beberapa faktor dan poin maksimalnya yaitu :
> Keamanan anak (8)
> Keamanan dewasa (6)
> Kelancaran kendaraan (7)
> Efisiensi waktu (8)
> Penghematan biaya (5)
> Kalancaran aktivitas pejalan kaki (6)
Berikut ini perbandingan nilai antara keputusan-keputusan yang akan diambil :
| Faktor | Poin untuk Tindakan | |
| Pasang Polisi Tidur | Tidak Pasang Polisi Tidur | |
| Keamanan Anak | 7 | -5 |
| Keamanan Dewasa | 6 | -3 |
| Kelancaran Kendaraan | -3 | 7 |
| Efisiensi Waktu | -6 | 7 |
| Penghematan Biaya | -3 | 5 |
| Kelancaran aktivitas pejalan kaki | 6 | -5 |
| Total | 7 | 6 |
| Target Audiens | Hak Yang Dilanggar | |
| Pasang Polisi Tidur | Tidak Pasang Polisi Tidur | |
| Anak-anak | - | (1) |
| Mahasiswa | (2) | (2) |
| Ibu Rumah Tangga | - | (2) |
| Pekerja Kantoran / Pengemudi Kendaraan Bermotor | (2) dan (3) | - |
Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa tindakan yang menyebabkan pelanggaran hak terkecil adalah memasang polisi tidur.
Kesimpulan :
Dari ketiga cara tersebut ternyata didapatkan hasil memasang polisi tidur. Jadi, tindakan yang seharusnya dilakukan adalah pasang polisi tidur.
Opini Penulis : Akhirnya selesai juga tugas kedua ini... Ternyata menyelesaikan masalah tidak segampang teorinya, buktinya tim kami sempat mengalami kebingungan dalam memecahkan masalah ini. Sebenarnya ada satu hal yang saya kurang setuju dari masalah yang diberikan oleh Pak Budi. Tertulis bahwa banyak pengebut di jalan tersebut (= jalanan kosong/lengang). Tetapi alasan warga yang tidak setuju pemasangan polisi tidur adalah menyebabkan macet (bagaimana bisa macet kalau jalanan sepi; polisi tidur hanya menambah 30 detik sampai 1 menit waktu perjalanan). Alasan yang lain (berpotensi merusak kendaraan) sebenarnya juga kurang tepat, karena selama kemiringan polisi tidur tidak terlalu curam dan kecepatan mobil tidak terlalu cepat, polisi tidur tidak akan merusak mobil. Jadi, sebenarnya saya pribadi lebih setuju untuk pemasangan polisi tidur. Kurang nyaman memang, tetapi lebih aman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar